Malang, Jawa Timur – Dalam upaya meningkatkan produktivitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner, tim dosen Politeknik Negeri Malang melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Program ini difokuskan pada penerapan alat cetak bakso otomatis sebagai bentuk inovasi teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan efisiensi proses produksi.

Sebelum adanya alat tersebut, proses pencetakan bakso dilakukan secara manual dengan kapasitas produksi harian rata-rata hanya mencapai 5–10 kilogram. Melalui penerapan alat cetak bakso otomatis, kapasitas produksi meningkat signifikan menjadi 10–15 kilogram per hari. Peningkatan ini berdampak positif terhadap efisiensi waktu, pengurangan beban kerja, serta peningkatan potensi pendapatan pelaku usaha hingga mencapai 15–25 persen.

Ketua tim pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pelaku UMKM dalam mengatasi kendala keterbatasan tenaga kerja dan waktu produksi, tanpa mengurangi kualitas produk yang dihasilkan. Selain itu, alat tersebut juga dirancang dengan mempertimbangkan aspek higienitas, kemudahan perawatan, dan keamanan operasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Politeknik Negeri Malang dalam mendukung implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan teknologi tepat guna yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Diharapkan, melalui penerapan teknologi ini, UMKM kuliner di Desa Tamanharjo dapat menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mendorong kemandirian ekonomi lokal.

Tinggalkan komentar